Sabtu, 01 Juni 2019

Sihir Itu Nyata

SIHIR ITU NYATA.
-
HUKUM SIHIR DAN TUKANG SIHIR[1]

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ahlus Sunnah wal Jama’ah berpendapat bahwa sihir itu memiliki hakekat dan meyakini bahwa hak ini benar-benar ada, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur-an dan As-Sunnah.

Dalil-dalil dari Al-Qur-an:
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُم بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaithan-syaithan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaithan-syaithan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang Malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: ‘Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir.’ Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Dan sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (Kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya sendiri dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” [Al-Baqarah: 102]

Menurut bahasa (etimologi), sihir berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi.

Sedangkan menurut syar’i (terminologi) sebagaimana yang disebutkan oleh Abu Muhammad ‘Abdullah bin Ahmad bin Muhammad bin Qudamah al-Maqdisi (wafat th. 620 H) rahimahullah, ia berkata: “Sihir adalah jimat-jimat, jampi-jampi, mantera-mantera dan buhul-buhul (yang ditiup) yang dapat berpengaruh pada hati, akal dan badan. Maka sihir dapat menyakiti, membunuh dan memisahkan suami dengan istrinya, membuat orang saling membenci, atau membuat dua orang saling mencintai.” [2]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

“Aku berlindung dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus dari buhul-buhul.” [Al-Falaq: 4]

Sihir adalah tipu daya syaithan melalui walinya (tukang sihir, dukun, paranormal, orang pintar, dan lain-lain). Sihir mempunyai hakikat dan pengaruh, karena itu kita diperintahkan berlindung kepada Allah dari pengaruh sihir. Sihir, guna-guna dan lainnya tidak akan mengenai seseorang kecuali dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا هُم بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ

“Dan mereka itu (tukang sihir itu) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah.” [Al-Baqarah: 102]

Pada hakekatnya sihir dan tipu daya syaithan sangat lemah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya tipu daya syaithan itu adalah lemah.” [An-Nisaa’: 76]

Jumhur Ulama menetapkan bahwa tukang sihir harus dibunuh. Seperti halnya pendapat madzhab Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Ahmad dalam riwayat yang dinukil dari mereka. Demikianlah (hukum) yang terwarisi dari para Sahabat, seperti ‘Umar bin al-Khaththab dan anaknya Radhiyallahu anhuma, ‘Utsman Radhiyallahu anhu dan lain-lain. Namun kemudian mereka berselisih pendapat : Apakah tukang (sihir itu) diperintahkan untuk bertaubat terlebih dahulu atau tidak? Apakah orang itu menjadi kafir dengan sihirnya itu? Atau ia dibunuh hanya karena kerjanya yang menimbulkan kerusakan di muka bumi?

Ada sebagian ulama mengatakan: “Kalau dengan sihirnya ia membunuh orang, maka ia pun dibunuh; kalau tidak, cukup ia dihukum, namun tidak sampai mati.” Itu seandainya dalam perkataan maupun amalannya tidak terdapat kekufuran (yang nyata). Demikian pendapat yang dinukil dari Imam asy-Syafi’i rahimahullah dan salah satu pendapat dalam madzhab Imam Ahmad rahimahullah.

Sebagian ulama Salaf berpendapat bahwa tukang sihir kafir dan belajar sihir hukumnya haram. Para sahabat Imam Ahmad menyatakan kafir bagi orang yang belajar dan mengajarkannya.[3]

Sihir adalah dosa besar yang membinasakan seseorang di dunia dan akhirat. Tukang sihir tidak akan bahagia di mana saja ia berada dan tidak akan tenang hidupnya selama-lamanya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰ

“Dan tidak akan menang tukang sihir itu, darimana saja ia datang.” [Thaahaa: 69]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اِجْتَنِبُوْا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَمَا هُنَّ؟ قَالَ: اَلشِّرْكُ بِاللهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِيْ حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيْمِ، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ.

‘Jauhilah tujuh perkara yang membawa kepada kehancuran.’ Para Sahabat berkata: ‘Wahai Rasulullah, apakah tujuh perkara itu?’ Beliau berkata: ‘(1) Syirik kepada Allah, (2) sihir, (3) membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan sebab yang dibenarkan oleh agama, (4) memakan riba, (5) memakan harta anak yatim, (6) membelot (desersi) dalam peperangan, dan (7) melontarkan tuduhan zina terhadap wanita-wanita mukminah yang terjaga dari perbuatan dosa sedangkan ia tidak tahu menahu tentangnya.’” [4]

Hukuman bagi tukang sihir adalah dipenggal lehernya (dibunuh). Sebagaimana telah dilakukan oleh Sahabat ‘Umar bin al-Khaththab, Jundub dan Hafshah binti ‘Umar Radhiyallahu anhum. [5]

Namun yang melaksanakan hukum tersebut adalah pemerintah Islam setelah melalui proses pengadilan.

[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Po Box 7803/JACC 13340A Jakarta, Cetakan Ketiga 1427H/Juni 2006M]
_______
Footnote
[1]. Lihat Fat-hul Majiid Syarah Kitaabit Tauhiid bab 23 tentang Sihir (hal. 315-323), bab 24 tentang Macam-Macam Sihir (hal. 325-332), Manhajul Imaam asy-Syafi’i fii Itsbaatil ‘Aqiidah (I/221-224), ash-Shaarimul Battaar fit Tashaddi lis Saharatil Asyraar oleh Syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali, Fat-hul Haqqil Mubiin fii ‘Ilaajish Shar’i was Sihri wal ‘Ain oleh Dr. ‘Abdullah bin Muhammad ath-Thayyar, dan Mukhtashar Ma’aarijil Qabuul.
[2]. Al-Mughni (XII/131) oleh Abu Muhammad al-Maqdisi, cet. I, Daarul Hadits-Kairo, th. 1425 H. Kitab ini dicetak berikut syarahnya, asy-Syarhul Kabiir.
[3]. Lihat al-Mughni (XII/132-134) oleh Abu Muhammad al-Maqdisi dan Mukhtashar Ma’aarijil Qabuul (hal. 145-146).
[4]. HR. Al-Bukhari (no. 2766, 5764, 6857) dan Muslim (no. 89), dari Sahabat Abu Hurairah Rahiyallahu anhu.
[5]. Lihat al-Mughni (XII/134-135), Majmuu’ Fataawaa (XXIX/384) oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Mukhtashar Ma’aarijil Qabuul (hal. 146-148)

Read more https://almanhaj.or.id/2440-hukum-sihir-dan-tukang-sihir.html

Sumber Video : Surau Tv

Senin, 04 Februari 2019

Melemahkan dan menghancurkan Sihir tanpa peperangan

Melemahkan dan Menghancurkan Sihir Tanpa Pertarungan
بسم الله و الحمد لله و الصلاه و السلام على رسول الله
Bismillahirohmanirohim قل اعوذ برب الفلق من شر ما خلق و من شر غاسق اذا وقب و من شر النفاثات في العقد و من شر حاسد اذا حسد ربي اعوذ بك من همزات الشياطين واعوذ بك ربي ان يحضرون بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الارض ولا في السماء وهو السميع العليم اعوذ بكلمات الله التامه من شر ما خلق اعوذ بكلمات الله التامات التي لا يجاوزهن بر ولا فاجر من شر ماينزل من السماء و من شر ما يعرج فيها و من شر ما ذرا في الارض و من شر ما يخرج منها و من فتن الليل النهار و من طوارق الليل والنهار الا طريقه يطرق بخير  يا رحمان

*🔥Tips Melemahkan/Mengahncurkan Kekuatan Sihir Tanpa Menemukan Bukhul🔥*

cara ini dipakai jika kesulitan mencari Di mana letaknya bukhul Sihir atau jika dicari-cari hanya akan menimbulkan fitnah yang lain, maka lakukan cara sebagai berikut
▪1. meyakini bahwa sihir itu lemah tidak akan bekerja melainkan izin Allah surat Al Baqarah 102
▪2. Muhasabah dan perbanyak istighfar
▪3. meningkatkan kedekatan diri kepada Allah dalam setiap ibadah
▪4. dengan memperbanyak doa dan membaca al-quran
▪5 menjalin silaturahim dan bersedekah
▪6 terus menjaga amalan hati
▪Fokus pada amal ibadah dan terus berbuat kebaikan, hilangkan peraaaan terkena sihir, santet, teluh guna- guna,
▪Jika menghidupkan perasaan terkena sihir maka justru akan menguatkan sihir tsb dan tanpa sadar kita memasuki alam khayali tempat dimana dimensi jin berada,
▪Fokus denga hal yg bersifat zhohir
▪Lakukan Olahraga sunnah
▪Tawakal, pasrahkan hidup kita kepada Allah Sang Maha Perkasa Maha Pelindung.

*Semoga Manfaat*

Abi Faqieh Elwastafy
RQS Ruqyah Syar'iyyah Bekasi, 0817 6866 747

ruqyahquranicsolution.blogspot.com

Rabu, 23 Januari 2019

Lewat tempat angker

*Bismillah...*

*Lewat Tempat Angker Kudu Pamit...???*
.
Sudah umum bagi sebagian saudara kita ketika datang atau melintas di Tempat yang katanya angker mesti mengucapkan permisi atau lain sebagainya.

 Tujuannya tidak lain agar terlindung dari marabahaya atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.
.
Padahal kita ketahui bersama bahwasanya Manusia adalah Khalifah di Muka Bumi. Dan Dahulu Jin adalah budak daripada manusia yaitu Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Tapi, sayangnya saat ini manusia seolah semakin takut dengan bangsa jin.
.
Semakin takut kita kepada bangsa jin maka semakin merasa kuat pula lah mereka. Oleh karenanya, Tanamkan dalam hati bahwasanya Jin itu lemah, pada hakekatnya mereka takut kepada bangsa manusia.
.
Adapun solusi daripada ketika melewati atau datang ke tempat baru yang dianggap angker atau lain sebagainya yaitu dengan memperbanyak membaca doa perlindungan yang telah di ajarkan oleh Rasulullaah ﷺ salah satunya adalah

  أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

*"Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan"* (HR. Muslim)
.
Semoga Allah melindungi kita dari semua kejahatan dan dari segala macam bentuk kesyirikan.

✒ *Ust.Muhammad faizar*

Semoga bermanfaat dan membawa berkah ....Aamiin


*RQS Terapi, Konsultasi & Training Ruqyah Syar'iyyah Bekasi*
0817 6866 747
 ruqyahquranicsolution.blogspot.coml

Senin, 07 Januari 2019

Bagaimana Cara mendeteksi seorang terkena gangguan Jin



Bagaimana Cara Mendeteksi Seorang Terkena Gangguan Jin

Mendeteksi seorang terkena gangguan syetan, ternyata sangat mudah, tanpa kita harus terjerumus dalam lembah kemusrikan!
  • Menerawang dengan indera keenam adalah tidak dibenarkan!
  • Deteksi dengan kekuatan tenaga dalam apalagi.
  • Deteksi dengan membuka mata bathin, wow Nabi malkah menutup mata bathin seseorang
  • mendeteksi melalui orang pinter, paranormal dll wah bisa gak diterima sholatnya selama 40 hari
Mendeteksi gangguan jin harus dengan cara yg syar'i sesuai Quran dan Assunnah,

Kami bukakan rahasia bagaimana cara mendeteksi seseorang terkena gangguan syaitan kurang dari 1/menit Tanpa indera keenam, tanpa membuka mata bathin...! 

  • Hanya dengan mengamati berdasarkan rumus Quran, maka anda akan tahu klo seseorang terkena gangguan syaitan
Ingin tahu caranya Silakan ikuti Training & Terapi Ruqyah Quranic solution Bekasi 

Bukan hanya itu yang akan anda dapat, akan ada materi Dahsyat yang akan mengubah kehidupan anda menjadi semakin lebih baik dan bahagia


Sabtu atau Ahad pkl 08.30 Silakan kirim pesan via wa di nomor 0817 6866 747 

konfirmasi kedatangan 2 hari sebelumnya

Tempat Ruqyah Syar'iyyah di Bekasi

 
 
Quranic Healing International 
DPD QHI BEKASI
 
Sebuah komunitas Ruqyah Yang tersebar di Indonesia dan Asean, memiliki program-program untuk masyarakat luas
 
  •  Layanan Terapi Ruqyah 
  • Layanan Training Ruqyah mandiri, praktisi, eksklusif, privat, instasi dll 
  • Layanan meruqyah tempat, rumah, ruko, gudang/pabrik,gedung dll 
  • Penyedian herbal herbal sunnah penunjang terapi Ruqyah Dll 
Silakan kirim pesan via wa dinomor 08176866747

Selasa, 25 Desember 2018

Sampah jiwa sarana hadirnya bangsa jin


Gangguan jin karena adanya sampah jiwa

Dwi Apriyanto Malang:

*Sampah jiwa itu kata Ibn Qoyyim*

1. Syirik sughro (syirik kecil)

Syirik jenis ini tidak sampai membatalkan keislaman,tapi bisa membatalkan semua pahala amal.kata Ibn Taimiyah,dosanya syirk sughro itu lebih besar daripada berzina,membunuh dsb
Syirik sughro itu : riya',ujub,sum'ah (suka kemasyhuran),sabaqiyah (merasa senior),sombong dan takabbur

2.Bid'ah
Dosanya dibawahnya syirik

3. Dosa2 besar
Semua dosa yg ada adzabnya di dunia,di kubur dan di akhirat.banyak sekali dosa2 besar itu spt meninggalkan ketaatan kpd Allah,lupa bersyukur,dusta,hasud,zina,riba,dan ada banyak sekali dosa2 besar

4. Dosa2 kecil
Semua dosa yang bila menumpuk bisa menjadi dosa besar
Seperti mengkomen seseorg dg batin kita
Diriwayatkan bahwa Aisyah ra pernah 1 kali mengkomen seseorang dg batinnya,lalu oleh Nabi saw disuruh memuntahkan,dan keluar daging busuk berwarna hitam dan sdh keluar belatungnya
Mungkin kalo kita disuruh Nabi saw memuntahkan,daging busuk yang keluar takkan bisa ditampung oleh kolam renang krn bnyaknya

5. Melakukan hal2 yg sia2
Di surat Luqman:6,Allah akan meng'adzab orang yang suka bicara sia2

6. Berlebihan dalam melakukan satu amal dan meninggalkan amal2 yang lain

Itu garis besar sampah2 hati

Jawaban ust Dwi Aprianto atas pertanyaan saya di grup Instagram.

RQS Ruqyah Terapi Bekasi 0817 6866 747

ruqyahquranicsolution.blogspot.com

 RUQYAH ANAK PONDOK TAHFIDZ