Minggu, 01 Mei 2016

Bisa Melihat Jin ? Hati-hati, Mungkin Anda Sedang Diganggu Jin

Bisa Melihat Jin ? Hati-hati, Mungkin Anda Sedang Diganggu Jin

BISA MELIHAT JIN ? HATI-HATI, MUNGKIN ANDA SEDANG DIGANGGU JIN….

Judul diatas mungkin cukup aneh, mengingat banyak sekali di sekitar kita “syubhat” dalam masalah ini. Saya mengambil istilah “syubhat” karena masalah ini sangat halus, tipis sekali batas antara halal dan haram, benar dan salah, atau syirik dan tidak syirik. Untuk membahas masalah ini kita perlu sedikit berhati-hati agar tidak terjadi polemik, permusuhan, atau saling menghujat. Bukan ini tujuan kita. Tetapi kita ingin membahas masalah ini dengan landasan ukhuwah, saling mengingatkan sebagai sesama saudara, dan yang lebih penting agar keimanan dan akidah kita selamat.
Oleh karena itu saya akan membahas masalah ini dengan pengalaman saya bertemu dengan sekian banyak pasien dan SUMBER UTAMA UMAT ISLAM yakni Al Qur’an. Kita tidak perlu khawatir terjadi perbedaan penafsiran, karena ayat ayat yang akan saya sebutkan menjelaskan maslah ini dengan sangat gamblang.
Baik, kita mulai….
  1. Tidak ada sumber paling terpercaya selain Al Qur’an
Membahas tema Melihat makhluk halus atau tema ttg hal-hal gaib cukup sulit bagi kita karena tidak ada sumber yang mudah untuk dipercayai kevalidannya. Selama ini, masalah ini hanya dikuasai oleh “sebagian orang tertentu” yang dianggap punya kelebihan. Hal ini karena kita jarang mencari bagaimana Al qur’an atau Nabi berbicara ttg hal ini. Hasilnya, ketika kita menghadapai masalah yang terkait dengan hal-hal ghaib, otomatis kita mencari orang-orang yang punya “kelebihan” ini. Pada hal, masalah ini adalah gaib, yang setiap orang bisa salah, tidak ada yang mutlak. Sehingga pendapat, “pengelihatannya” belim tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu, mari kita cari penjelasan Al Qur’an ttg hal-hal gaib karena hanya Al Qur’an sumber yang paling layak kita percaya.

  1. Beberapa Ayat Al Qur’an yang berbicara ttg Hal-Hal Ghaib (mohon maaf beberapa ayat saya potong tanpa merubah arti tiap kata, tujuan saya agar kita langsung focus pada tema yang sedang kita bahas. Jika Anda ingin membaca lebih lengkap silahkan buka Qur’an terjemah)
    1. QS. Albaqoroh : 2 —-ayat ini sudah sangat familier bagi kita. Ayat ini menjelaskan bahwa beriman terhadap adanya hal-hal gaib adalah bagian dari iman. Ayat sudah ini sangat jelas, tidak penjelasan lebih.

    1. QS. Al AN’AM : “Katakanlah (Muhammad),”Aku tidak mengatakan kepadamu  bahwa perbendaharaan Alloh ada padaku,dan aku tidak mengetahui yang gaib,dan aku tidak pula mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat.Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku…….”
     Point penting : menurut ayat ini, Nabi SAW pun tidak mengetahui          hal yang gaib.
    1. QS. Al AN’AM : 59 : “ Dan semua kunci-kunci yang ghaib ada pada-NYA. Tidak ada yang mengetahui selain DIA……”
Informasi penting dari ayat ini adalah tidak ada yang mengetahui hal-hal gaib kecuali hanya ALLOH SWT.
    1. QS: Al A’rof : 27 :”…….Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak dapat melihatnya…”
Ayat ini berbicara ttg iblis dan pengikutnya. Informasi ayat ini sangat jelas bahwa iblis dan pengikutnya (iblis termasuk bangsa jin) dapat melihat kita dan kita tidak dapat melihat mereka.
Lalu, siapa sebenarnya yang dapat mengetahui hal-hal gaib dan melihat bangsa jin ? apa ada kreteria khusus. Jawabnya IYA. Simak ayat berikut :
    1. QS: Al Jin : 26-27 :
Ayat 26 :  “ DIA mengetahui yang gaib, tetapi DIA tidak memperlihatkan kepada siapapun tentang yang gaib itu.”

Ayat 27 : “kecuali kepada Rasul yang diridhai-NYA,maka sesungguhnya DIA mengadakan penjaga-penjaga didepan dan dibelakangnya.”
Apa kesimpulan kita melihat 2 ayat ini ?
Alloh tidak memperlihatkan informasi gaib kepada siapapun kecuali pada Rasul yang dikehendakiNYA. Jadi, kreteria orang yang bisa melihat hal-hal gaib HANYA SEORANG RASUL. Misalnya Nabi Sulaiman as, Nabi Khidir as, dan lainnya.
Lalu bagaimana dengan sebagian kita yang bisa melihat makhluk halus, bisa meramal atau mampu melihat hal-hal gaib lain?
Pertama, saya berharap kita sepakat terhadap penjelasan Ayat-ayat diatas bahwa tidak ada manusia yang bisa melihat makhluk halus atau hal gaib, dan hanya seorang Rosul yang bisa. Artinya KALAU SESEORANG ITU NORMAL MAKA DIA TIDAK BISA SECARA SENGAJA, DENGAN NIAT, MELIHAT MAKHLUK HALUS. JIKA MANUSIA BIASA BISA MELIHAT JIN MAKA ADA SESUATU YANG PERLU DIWASPADAI DALAM DIRINYA.
Sampai pada kesimpulan ini mudah-mudahan kita sepakat.
Kedua, ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang bisa melihat makhluk halus. Ini hasil pengalaman saya dan kawan-kawan selama aktif meruqyah. Kondisi itu adalah :
1.      Jin / makhluk halus secara sengaja menampakan diri pada manusia. Jika ini yang terjadi maka tidak ada masalah dalam diri kita. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman selama ini, jin lebih suka menampakan diri pada orang yang sudah ada jin dalam dirinya.
2.      Manusia secara sengaja mempelajari cara-cara tertentu agar dapat melihat dan berinteraksi dengan makhluk halus. Orang ini melakukan ritual-ritual amalan tertentu dan dalam waktu tertentu sehingga dia dapat melihat makhluk halus dan berinteraksi dengannya. Pertanyaannya bagaimana dia bisa melihat makhluk itu? Jawabnya : Ada jin yang telah membantunya. Walaupun kadang orang yang melakukan ritual tersebut tidak menyadari bahwa dirinya sedang dibantu oleh jin/makhluk halus itu. Bagaimana efek bekerja sama dengan makhluk halus dan bagaimana Al Qur’an membahas tema kerja sama dengan jin? Mengenai hal ini akan saya tulis di posting berikutnya, InsyaALLOH.
3.      Orang yang bisa melihat makhluk halus tersebut dibantu oleh jin untuk bisa berinteraksi dengan jin, TANPA DIA SADARI, BAHKAN TANPA MELAKUKAN RITUAL AMALAN APAPUN. Orang yang ketiga ini sedikit berbeda dengan orang di no.2. orang no.3 ini tidak menyadari bantuan jin dalam dirinya karena orang ini memang tidak pernah melakukan ritual amalan apapun. Pengalaman di klinik selama ini, orang yang seperti ini bisa melihat jin karena ilmu kesaktian, pusaka yang dimiliki leluhurnya. Dengan kata lain jin, yang membentu orang ini adalah jin yang dulu pernah membantu leluhurnya.

Apa kesimpulannya?
Jika Anda, termasuk orang yang bisa melihat makhluk halus, saya sarankan :
  1. Cobalah untuk jujur bahwa ada sesuatu yang tidak wajar dalam diri Anda. Ingatlah kembali bebrapa ayat diatas dan sekali lagi ikhlaslah bahwa kemampuan melihat makhluk halus bukan anugrah, bukan kelebihan, dan bukan tanda-tanda iman. Ada yang salah dalam diri kita, dan Al Qur’anlah yang benar. Jujur dan kuatkan keyakinan ini. Bisa melihat makhluk halus bukanlah kelebihan tetapi gangguan.
  2. Silahkan lihat kembali tema Tanda-tanda gangguan jin dlam diri seseorang.
  3. Baca dan lakukan Tips terapi Ruqyah dengan sabar dan istiqomah.
  4. Lakukan terapi mandiri atau datanglah ke klinik ruqyah terdekat.
Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat. Amin. Wallohu a’lam.


Rabu, 20 April 2016

TERAPI MENGHILANGKAN PENGARUH SUSUK

TERAPI MENGHILANGKAN PENGARUH  SUSUK
  " Sesungguhnya mantra-mantra syirik, jimat & guna-guna pengasihan adalah syirik " ( HR. Muslim )

Pertama: Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuha, adapun syarat-syarat bertaubat sebagai berikut:
1. Hendaknya orang yang ingin bertaubat melepaskan diri dari perbuatan maksiat, terutama yang terkait dengan maksiat pemakaian benda-benda keramat, jimat, barang bertuah dan susuk.
2. Hendaknya dia menyesali seluruh maksiat yang dilakukan.
3. Hendaknya dia bertekad kuat tidak kembali pada kemaksiatan untuk selamanya. Dan tanda-tanda taubat seseorang diterima antara lain:
- Memiliki perasaan lapang dada, tenang hati dan qana'ah. - Dimudahkan untuk melaksanakan ketaatan dan kebaikan. - Cinta kepada kebenaran dan benci kepada kebatilan.


Kedua: Meruqyah diri dengan banyak membaca ayat-ayat penangkal sihir dalam bejana berisi air yang sudah dicampur dengan tujuh lembar daun bidara yang telah ditumbuk. Kemudian digunakan untuk mandi dan sebagian diminum.


Ketiga: Memperbanyak membaca surat al-Baqarah agar pengaruh jin yang masuk bersama susuk hilang dan lenyap.


Keempat: Meruqyah sambil memegang bagian tubuh yang dipasang susuk dengan membaca doa-doa ma'tsur berikut ini:
1. Surat al-Fatihah, Surat al-Ikhlas, al-Falaq dan An-Nas, Ayat Kursi dan dua ayat terakhir Surat al-Baqarah (285-286).
2. Ruqyah Rasulullah,
"Ya Allah, Rabb manusia. Hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan sesungguhnya Engkau Pemberi Kesembuhan. Tidak ada yang memberi kesembuhan melainkan Engkau. Kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit. "180
3. Jika meruqyah orang lain, maka hendaknya membaca ruqyah Jibril, "Dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang mengganggumu. Dan kejahatan setiap jiwa atau mata yang dengki. Semoga Allah rnenyembuhkanmu."181
4. Ruqyah untuk mengobati rasa nyeri atau sakit atau menghilangkan pengaruh susuk, dengan cara tangan kanan diletakkan pada bagian tubuh yang sakit atau tempat susuk ditanam.
Kemudian membaca,
"Dengan menyebut nama Allah(3x)Aku berlindung kepada Allah dan dengan kekuatan-Nya dari keburukan apa yang aku rasakan dan aku hindari (7x). "182


Kelima: Jika ruqyah di atas dilakukan terus menerus pengaruh susuk akan hilang atas izin Allah, bahkan bisa keluar dengan sendirinya.

Note:
178 Lihat Zadul Ma'ad, Ibnu Qayyim, 4/62-63.
179 Lihat Manhaj Imam asy-Syafi'i Fi Itsbatil Aqidah, 1/297.
180 Shahih: Dishahihkan Imam al-Bukhari dalam Shahihnya, no. 5743 dan Imam Muslim dalam Shahihnya, no. 2191.
181 Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya, no. 2186.
182 Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya, no. 2202.

konsultasi Ruqyah wilayah Bekasi Jawa Barat 0817 6866 747

DAMPAK SIHIR DAN GANGGUAN JIN DI ALAM MIMPI



DAMPAK SIHIR DAN GANGGUAN JIN DI ALAM MIMPI 

Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Di akhir zaman ketika kiamat semakin mendekat, mimpi seorang muslim hampir tidak ada dustanya..
Mimpi salah seorang muslim yang paling mendekati kebenaran adalah mimpi orang yang paling jujur dalam berbicara...
Mimpi orang muslim adalah termasuk satu dari empat puluh lima bagian kenabian sebagaimana yg disabdakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam...
Maka sungguh mimpi seorang Muslim yg didzalimi oleh setan akan sangat berkaitan erat dengan jenis gangguan yg menimpanya, dan berkaitan pula dengan pemetaan markaz pusat persembunyian mereka di dalam tubuh manusia atau bahkan di luar tubuh manusia...
Untuk membedakan antara jenis sihir atau gangguan jin biasa bisa dilihat dari apa yg dilihat pasien di alam mimpinya, 

Contoh :
~Orang yg diganggu karena massul 'isyq (asmara bangsa jin) :
1.Korban akan melihat di alam mimpinya seakan ada wanita/pria yg menciumnya, memeluknya, bahkan yg lebih dari itu hingga mengajaknya berjima'...

2.Melihat ular bermahkota : jin yg cinta karena terundang dari amalan bid'ah atau berpusat dari pusaka leluhur
3.Ular hitam besar : tempat persembunyian dan titik pusat ada di tulang ekor, suka menimbulkan dampak gatal di tubuh, dan membuat nafsu syahwat tinggi
4.Melihat anjing yg bermain-main dengannya : tanda jin ifrit menyukainya, sebabnya karena sering lalai dan menuruti hawa nafsu, cenderung ngeyelan dan ngga mau nerima nasehat,
5.Melihat seakan berada di sungai : tanda jin yg terwarisi secara turun temurun, lambung dan pencernaan yg menjadi organ inti untuk diganggu,
6.Melihat bayi dan menggendongnya : anak jin yg sudah beranak pinak di keluarganya, pusat gangguan di rahim bagi perempuan..
7.Dsb...
~Orang yg diganggu karena massul 'adawah/intiqom (permusuhan dan dendam) :
1.Bermimpi seakan-akan jatuh dari tempat yg sangat tinggi
2.Melihat fenomena yg mencemaskan (spt diancam orang, dikejar hewan buas,dsb)
3.Melihat seakan ada hewan yg menerkam,mengusik, atau menggigitnya...
jika digigit maka perhatikan area mana yg digigit, maka disitulah letak gangguannya.
4.Melihat seakan-akan dirinya di kamar mandi dan sulit menemukan air utk berthoharoh : menunjukkan jin berusaha menghalangi korbannya dari kesuksesan, entah di karir atau jodoh..

~Fenomena sihir~
1.Melihat seakan dirinya berdiri di atas kuburan : jenis media sihir dari tanah yg biasanya ditaburkan di tempat yg selalu dilangkahi
2.Melihat mayat/tengkorak/bangkai : buhul dikubur di dalam tanah, maka perhatikan betul area sekitarnya utk mendeteksi tepatnya letak buhul tsb disembunyikan..
3.Tenggelam di laut : jenis sihir air yg sudah dibacakan mantra dan terminum, maka pusat gangguan ada di lambung
4.Mimpi melihat seakan dirinya bertelanjang kaki : media sihir dari air yg dilangkahi atau terinjak.
5.Mimpi seakan berada di tempat yg tinggi, puncak gunung, puncak pohon, atau bahkan terbang : maka media sihir diikatkan di atap-atap rumah, pohon, ataupun tiang yg tinggi supaya tertiup oleh angin...
seringnya pusat gangguan ada di dada
6.Mimpi melihat kabut atau asap : sihir dilakukan melalui metode nujum/perbintangan inilah sihir2 yg diwariskan oleh bangsa Kildan, gejala sihir ini terjadwal, ada yg harian, mingguan, bulanan, atau tahunan
7.Dsb...
Untuk kasus sihir, mimpi itu berkaitan erat dengan gambaran sihir yang digencarkan, atau gambaran ttg letak sihir itu sendiri,,, 
adapun jin-jin utusan tukang sihir bisa kita lihat dari jelmaan2 mereka di alam mimpi, dari segi jumlah hingga agama mereka bisa diketahui melalui gambaran yg ada di alam mimpi si pasien, terkadang mimpi orang yg terkena sihir spt teka teki yg harus dipecahkan,,,Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

للرؤي كني و أسماء فكنوها واعتبروها بأسمائها
"Mimpi itu menyimpan makna kuniyah dan nama-nama, maka singkapkanlah nama-nama tsb..."
(HR.Ibnu Majah)

Contoh kasus dalam penanganan sihir seorang akhwat yg bermimpi tenggelam lalu ditolong sesosok makhluk buruk rupa, namun setelah ditolong ia malah dibawa ke sebuah tempat peribadatan agama lain.. Dan ternyata dia korban sihir dari missionaris yg awal mula sakitnya setelah diberi minuman...
"Makhluk buruk rupa" dalam mimpi itu pertanda makhluk KAFIR seperti yg difirmankan Allah dalam surat al-Anfal ayat 5 di lembar kedua kaca pertama juz 10 :
"Sungguh makhluk yg paling jelek di sisi Allah adalah mereka yg KAFIR dan tidak beriman"

Ditinjau dari keadaan si pemimpi yg melihat "tempat ibadah" mereka yg terdapat salib besar di dalamnya, maka Ini berkaitan jg dengan surat al-Maidah ayat 72 juz 6 :
"Telah KAFIR orang-orang yg mengatakan bahwa Allah itu adalah 'Isa putra Maryam.."

Maka kuatlah bahwa jin kafir tsb utusan kaum kafir, dan air itu menunjukkan pada pusat gangguannya yg brada di lambung...
~Kasus 'Ain~
1.Melihat orang yg ia kenal melemparkan sesuatu hingga mengenai atau melukainya
2.Melihat seakan ada mata yg selalu mengintai
3.Melihat ular yg seakan mengintai untuk menggigit
4.Melihat hewan-hewan spt anjing, onta, kucing, monyet, ular, kalajengking, kumbang seakan menyerang bertubi-tubi...

Untuk kasus 'ain terkadang mimpi orang yg terkena akan tertuju pada siapa pelaku 'ain tsb...
NB: Mimpi BUKAN patokan utama dalam mendeteksi gangguan pasien, ada tahapan2 dan hal2 lain yg perlu kita ketahui untuk kemudian menetapkan hasil diagnosa akhir kita...
Tentunya sebelum ditanya tentang mimpi, kita harus menghimbau pasien untuk meluruskan tauhidnya terlebih dahulu, memurnikan ibadah hanya untuk Allah, tidak berkata-kata yg sia2 dan dusta, menjaga pandangan dari yg haram, menjaga perut dari makanan haram, menjaga kemaluannya, menegakkan sunnah, dan juga diberikan panduan dzikir pagi dan petang...
Dalam hal ini Syah al-Kirmani berkata :
من غض بصره عَنِ المحارم
وأمسك نَفْسه عَنِ الشهوات وعمر باطنه بدوام المراقبة وظاهره باتباع السنة وتعود أكل الحلال لَمْ تخطئ فراسته
,
"Barang siapa yang mengatupkan pandangannya dari sesuatu yang haram, mencegah dirinya dari syahwat, menetapi bathinnya dengan keabadian perasaan diawasi Allah, meneguhkan zahirnya untuk tetap mengikuti sunnah Rasulullah, dan membiasakan makan halal, maka firasatnya tidak mungkin salah"

Yg perlu diingat pula bagi saudara saudariku yg sedang mengemban ujian dari Allah berupa sihir atau yg semacamnya; bahwa seseorang yg selalu berdzikir kpd Allah secara terus menerus sesungguhnya sedang menyakiti setan yg ada di tubuhnya..
Oleh karena itu, saat orang tsb sudah benar2 mendapatkan halawatul iman (kemanisan iman) dlm setiap ibadah dan munajat2nya kpd Allah, maka orang tsb akan diberi petunjuk oleh Allah melalui mimpi, dengan melihat penyebab sakitnya atau hewan yg mengisyaratkan tentang orang jin pengganggu atau orang yg menyebabkan 'ain, seakan setan tsb berkata : "Ini lho orang yg menyebabkan 'ain, ini lho tempat buhulnya diikat, potong buhulnya dan bebaskan aku dari siksa ini !!!"
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
ان أحدكم لينصي شيطانه كما ينصي أحدكم بعيره في السفر
"Sesungguhnya seorang diantara kalian akan benar2 membuat letih setannya sebagaimana dia membuat letih ontanya di dalam perjalanan.."
Lalu apa yg membuatnya letih ??
Yg membuatnya letih adalah dengan mudawamah/istiqomah di jalan Allah, DZIKIR adalah satu dari sekian banyak amalan yg ampuh untuk mengusir setan..
Wallahu a'lam bish showwaab wa ilaihi al-marji' wal ma'aab...
(Kitab pemandu : Mu'jizatu al-'Ilaaji bil Quran karya syaikh Muhammad al-'Aathii Buhaira cetakan Darut Tauqifiyyah Litturats hal.127-128, sedikit penambahan oleh al-Faqir Muhammad Faizar Hidayatullah)
konsultasi Ruqyah 0817 6866 747 wilayah Bekasi Jawa Barat

Kamis, 24 Maret 2016

'AIN & SOLUSI MENGATASINYA




MAKALAH KHUSUS TENTANG AIN

Nabi shallallahu alaihi wasallambersabda :
I.                   العين حق ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
“’Ain itu haq dan seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir maka ‘ain-lah yang mendahuluinya’.
Banyak hadits-hadits shahih dari Nabi صلیاللهعليهوسلم tentang terjangkit dengan 'ain ini. Di antaranya apa yang disebutkan dalam Shahihain dari Aisyah -rodliallaahu'anhu-, ia mengatakan,  "Bahwasanya Rasulullah صلیاللهعليهوسلم memerintahkan kepadanya supaya meminta diruqyah dari 'ain."
(HR. Al-Bukhari, no. 5738, kitab ath-Thibb; dan Muslim, no. 2195, kitab as-Salam). 
                        Muslim, Ahmad dan at-Tirmidzi; ia menshahihkannya, dari Ibnu Abbas dari Nabi صلیاللهعليهوسلم beliau bersabda, 
"'Ain adalah nyata, dan seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir niscaya 'ain mendahuluinya.Jika kalian diminta untuk mandi, maka mandilah."
(HR. Muslim, no. 2188, kitab as-Salam). 
Diriwayatkan Imam Ahmad dan at-Tirmidzi; ia menshahihkannya, dari Asma' binti Umais bahwa ia mengatakan,  "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Bani Ja'far tertimpa 'ain; apakah aku boleh meminta ruqyah untuk mereka?" Beliau menjawab, "Ya, seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir niscaya 'ainlah yang mendahuluinya." (HR. at-Tirmidzi, no. 2059, kitab ath-Thibb; Ahmad dalam al-Musnad, 6/ 438; Ibnu Majah, no. 3510, kitab ath-Thibb; dan at-Tirmidzi menilainya sebagai hadits hasan shahih). 
 أَكْثَرُمَنْمَاتَمِنْأُمَّتِيْبَعْدَقَضَاءِاللهِوَقَدَرِهِبِاْلأَنْفُسِ
"Kebanyakan orang yang mati dari umatku, setelah qadha Allah dan qadarNya, karena Anfus." (HR. Ath-Thayalisi dalam Musnadnya, no. 1760; ath-Thahawi dalam al-Musykil dan al-Bazzar; serta dihasankan oleh al-Hafizh dalam al-Fath, 10/ 167; dalam as-Silsilah ash-Shahihah, no. 747). 
Abu Daud meriwayatkan dari Aisyah -rodliallaahu'anha-, ia mengatakan,  "Orang yang menimpakan 'ain diperintahkan supaya berwudhu, kemudian orang yang tertimpa 'ain mandi darinya.? (HR. Abu Daud, no.3880, kitab ath-Thibb).  Imam Ahmad, Malik, an-Nasa'i dan Ibnu Hibban; ia menshahihkannya, meriwayatkan dari Sahl bin Hanif,  "Bahwa Rasulullah صلیاللهعليهوسلم keluar beserta orang-orang yang berjalan bersamanya menuju Makkah, hingga ketika sampai di daerah Khazzar dari Juhfah, Sahl bin Hanif mandi. Ia seorang yang berkulit putih serta elok tubuh dan kulitnya. Lalu Amir bin Rabi'ah, saudara Bani Adi bin Ka'b melihatnya, dalam keadaan sedang mandi, seraya mengatakan, 'Aku belum pernah melihat seperti hari ini kulit yang disembunyikan.' Maka Sahl pengsan.
Lalu ia dibawa kepada Nabi صلیاللهعليهوسلم lantas dikatakan kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, mengapa Shal begini. Demi Allah, ia tidak mengangkat kepalanya dan tidak pula siuman.'Beliau bertanya, 'Apakah kalian mendakwa seseorang mengenainya?' Mereka menjawab, 'Amir bin Rabi'ah telah memandangnya.' Maka beliau صلیاللهعليهوسلم memanggil Amir dan memarahinya, seraya bersabda, 'Mengapa salah seorang dari kalian membunuh saudaranya. Mengapa ketika kamu melihat sesuatu yang mengagumkanmu, kamu tidak mendoakan keberkahan (untuknya)?'
Kemudian beliau bersabda kepadanya, 'Mandilah untuknya.' Lalu ia membasuh wajahnya, kedua tangannya dan kedua sikunya, kedua lututnya dan ujung kedua kakinya, dan bagian dalam sarungnya dalam suatu bejana. Kemudian air itu diguyurkan di atasnya, yang diguyurkan oleh seseorang di atas kepalanya dan punggungnya dari belakangnya. Ia meletakkan bejana di belakangnya. Setelah melakukan demikian, Sahl bangkit bersama orang-orang tanpa merasakan sakit lagi." 
(HR. Muslim, no. 2188, kitab as-Salam). 
Ibnu Hajar berkata: (Sebagian orang merasa bingung, mereka bertanya:  Bagaimanakah cara kerja ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yang jauh?, sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena Allah menciptakan  di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan  karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenaranya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berprisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa" Fathul Bari, Ibnu Hajar 10/212.
a.     Jenis Ain
                                                              i.      Ainul insi ; berasal dari manusia
                                                           ii.      Ainul jin ; berasal dari jin
b.     Bentuk ain
                                                             i.      Ainul Hasad
1.     Hasad, iri dengki adalah bentuk puncak dari ainul hasad. Bentuk-bentuk dibawahnya adalah segala emosi negatif si pemilik ain pada si target, bisa berupa kemarahan, kebencian dan sejenisnya
2.     Mereka yang punya bawaan hasad adalah
a.      Jin
b.     Orang kafir
c.      Ahlul bid’ah
d.     Pendengki
                                                          ii.      Pujian
1.     Pujian adalah bentuk puncak dari ainul lammah. Bentuk dibawahnya adalah segala emosi positif si pemilik ain, bisa berupa suka, cinta, kerinduan, empati dll.
2.     Kadang  jenis ini sangat mirip dg sihir mahabbah

c.      Peruqyah perlu benar-benar hati hati menangani kasus ain karena gejala dan bentuk gangguannya sangat mirip dengan gangguan jin, sihir, bahkan psikis.

d.     Gejala khusus ain
            Di antara tanda bahwa seseorang terkena penyakit ain adalah kepala pusing, wajah yang menguning, banyak berkeringat, banyak kencing, sering ingin muntah dan menguap, sedikit tidur atau banyak tidur, tidak mempunyai nafsu makan, basah pada kedua tangan dan kaki yang disertai dengan kesemutan, hati bergetar, perasaan takut yang tidak normal, marah dan temperamental yang berlebihan, sedih dan sempit di dalam dada, terasa nyeri pada bagian bawah punggung dan antara dua pundak serta tidak bisa tidur pada waktu malam. badan terasa lemah.

e.      Cara terbaik meruqyah ain adalah dengan menemukan pelakunya, kemudian pelaku diminta wudhu dan bekas wudhunya dimandikan ke pasien dan meminumnya(atau meminum bekas minumannya)

f.       Namun jika pelaku tidak ketemu maka bisa dilakukan teknik khusus deteksi ain sbb:


                                                             i.      Cara mendeteksi
1.     Riwayat sakit
a.      Bertemu dengan siapa sebelum sakit. Jika pasien menyebut nama seseorang, tanyakan : apakah orang lain yang bermasalah dengan orang tsb jg mengalami sakit?
b.     Ada peristiwa menggembirakan apa yang dialami pasien
c.      Ada konflik apa dalam keluarga atau dengan orang?
2.     Tanyakan ttg mimpi,
a.      siapa yang sering muncul dalam mimpi
b.     mimpi seolah-olah akan disakiti
c.      mimpi binatang
3.     Lintasan batin saat ruqyah dan sebelum ruqyah
a.      Siapa yang terlintas dalam batin si pasien sebelum ruqyah dan saat ruqyah
b.     Siapa yang sering disebut, diingat saat dirumah, atau selama sakit
                                                          ii.      Cara menterapi
1.     Menggunakan bekas wudhu orang yang diduga sebagai pelaku
2.     Cara lain menemukan bekas (dibahas secara lisan)
3.     Digunakan utk mandi dan minum

g.     Penting :
                                                              i.      Pasien harus tetap diruqyah dengan menggunakan ayat-ayat untuk terapi ain. Hal ini untuk mencegah fitnah dan jika pasien tidak dapat menyebut nama. Ayat yang dibaca minimal : al fatihah, ayat qursy, almulk 1-5, al qalam 51-52, al ikhlas, alfalaq ,annas.
                                                           ii.      Peruqyah harus memahamkan konsep ain sebelum mengajak pasien mendiagnosa ain
                                                         iii.      Peruqyah harus menetralisir bahwa ain dapat bekerja diluar kesadaran si pelaku bahkan kadang pelaku tidak berniat demikian. Semua terjadi karena ulah syetan dan takdir Allah subhanahu wata’ala, sehingga pasien perlu didorong agar berlapang dada dan saling memaafkan.
                                                         iv.      Penjagaan diri dengan doa dan dzikir pagi dan petang
                                                           v.      Cepat atau lamanya terapi tergantung kekuatan ain nya.
h.     NB : MODEL TERAPI AIN DAPAT DIGUNAKAN UNTUK HAMPIR SEMUA KASUS TERUTAMA KASUS YANG MELIBATKAN PERASAAN SI PASIEN DENGAN SESEORANG



TANDA-TANDA terkena 'AIN dan solusinya
TANDA-TANDA terkena 'AIN atau yg lainnya. Jika seseorang sehat dari penyakit jasmani, maka gejalanya secara umum : 

1. Pusing yg berpindah-pindah

 2. Wajah pucat 
3. banyak keluar keringat dan sering kencing 
4. Tidak nafsu makan 
5. Kesemutan, kepanasan atau kedinginan pada bagian tubuh.
6. Detak jantung tdk teratur 
7. Rasa sakit yg selalu berpindah-pindah pada bawah punggung dan bahu 
8. Merasa sedih dan tertekan 
9. Susah tidur di malam hari 
10. Emosi yg berlebihan, Rasa takut (paranoid) dan marah yg tdk wajar 
11. Sering bersendawa dan menarik nafas panjang (dada sesak) 
12. Sering menyendiri, tdk bersemangat, malas, banyak tidur, dan masalah-masalah kesehatan lain yg sebabnya bukan karena bukan faktor medis.

Tanda-tanda Anak/bayi terkena ‘ain
Bayi yang baru lahir dan anak-anak sangat rentan terkena penyakit ‘ain. Apalagi kalau bayi/anak itu mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki bayi/anak yang lain, seperti kelucuannya,rupanya yang manis ,kesehatannya, dan lain-lain yang mengundang perhatian siapa saja yang melihatnya.
Adapun diantara tanda-tanda anak yang terkena pengaruh buruk ‘ain adalah :
1.Tangisan yang tidak wajar yang tidak kunjung henti,kejang-kejang tanpa sebab yang jelas, tidak mau menyusu kepada ibunya tanpa sebab yang jelas.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَ صَوْتَ صَبِيٍّ يَبْكِي فَقَالَ مَا لِصَبِيِّكُمْ هَذَا يَبْكِي فَهَلَّا اسْتَرْقَيْتُمْ لَهُ مِنْ الْعَيْنِ
Aisyah rodhiyallohu anha berkata : “Suatu ketika Nabi masuk (rumahnya) kemudian mendengar bayi sedang menangis.Beliau berkata,”Mengapa bayi kalian menangis?Mengapa tidak kalian bacakan ruqyah-ruqyah (supaya sembuh) dari penyakit ‘ain?) (Shahihul jami’ 988 n0.5662)

2. Kondisi tubuh yang sangat kurus kering
عَنْ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِرَخَّصَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِآلِ حَزْمٍ فِي رُقْيَةِ الْحَيَّةِ وَقَالَ لِأَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ مَا لِي أَرَى أَجْسَامَ بَنِي أَخِي ضَارِعَةً تُصِيبُهُمْ الْحَاجَةُ قَالَتْ لَا وَلَكِنْ الْعَيْنُ تُسْرِعُ إِلَيْهِمْ قَالَ ارْقِيهِمْ
Dari Jabir rodhiyallohu anhu bahwa Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam memberi rukhshoh (keringanan) bagi anak-anak Ja’far memakai bacaan ruqyah dari sengatan ular. Beliau berkata kepada Asma’ binti Umais,”Mengapa aku lihat badan anak-anak saudaraku ini kurus kering? Apakah mereka kelaparan?” Asma’ menjawab : “tidak, akan tetapi mereka tertimpa ‘Ain.” Kata beliau,”Kalau begitu bacakan ruqyah bagi mereka! (HR Muslim, Ahmad dan Baihaqi)
3.Nangis tanpa sebab dan tidak berhenti-henti. ..

4.Yg tadinya penurut menjadi pembangkang, rewel dan sulit diatur

5.Yg tadinya rajin dan berprestasi di sekolah bisa berubah menjadi bebal, pemalas, dan ngantukkan dll
Sunnah bagi orang yang memandang takjub terhadap sesuatu :
Seperti yang telah dijelaskan di atas,bahwa penyakit ‘ain tidak hanya disebabkan oleh orang yang iri dan dengki terhadap sesuatu yang dipandangnya. Bahkan setiap mata yang memandang takjub terhadap sesuatu dengan izin Alloh juga bisa menyebabkan pengaruh buruk ‘ain walaupun orang tersebut tidak bermaksud menimpakan ‘ain. Bahkan ini terjadi pada para sahabat Nabi yang sudah terkenal akan kebersihan hati mereka.
Adapun diantara sunnah ketika seseorang memandang takjub terhadap sesuatu adalah :
1. Medoakan keberkahan pada apa yang dilihatnya
Dari Amir bin Robi’ah rodhiyallohu anhu :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيهِ أَوْ مِنْ نَفْسِهِ أَوْ مِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ فَلْيُبَرِّكْهُ فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ
Rosullulloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda : “Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit ain itu haq (benar). (HR Ahmad).

Di antara cara mendoakan keberkahan terhada apa yang dilihatnya adalah :
بَارَكَ اللَّهُ فِيهِ
‘Ya Alloh Semoga Alloh memberikan berkah padanya”
اللَّهُمَّ بَارِكْعَلَيْهِ
“Ya Alloh berkahilah atasnya”
اللَّهُمَّ بَارِكْلَهُ
“Ya Alloh berkahilah baginya”

2. Hendaklah mengucapkan :
مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
“Sungguh atas kehendak Allohlah semua ini terwujud”

Hal ini didasari firman Alloh dalam surat Al-Kahfi ayat 39. Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat tersebut dengan mengatakan :”Ketika engkau masuk suatu kebun dan kau merasa takjub akan keindahannya,mengapa engkau tidak memuji Alloh atas nikmat yang telah diberikan kepadamu seperti nikmat harta dan anak keturunan yang tidak diberikan kepada selain engkau dan mengapa kamu tidak mengucapkan masya’Alloh la quwwata illa billah.
Upaya-upaya orang tua untuk mengantisipasi anak dari ‘Ain:
1. Hendaklah orang tua membiasakan diri mereka membentengi anak-anaknya dari bahaya ‘ain dengan ruqyah-ruqyah (bacaan-bacaan) yang diajarkan dalam Islam. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi shollallohu alaihi wa sallam memohon perlindungan Alloh untuk Hasan dan Husain dengan doa :
أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Aku berlindung kepada Alloh untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Alloh yang sempurna dari segala syaitan, binatang yang berbisa dan pandangan mata yang jahat. (HR Abu Daud)
2. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Imam Ibnul Qoyyim dalam zadul ma’ad 4/159, hendaknya para orang tua tidak menampakkan suatu kelebihan yang menakjubkan yang dimiliki anak-anaknya yang dikhawatirkan akan mengundang rasa iri atau kedengkian orang yang melihatnya. Lalu Ibnu qoyyim menukil atsar dari Imam Baghowi bahwasanya pernah suatu ketika Utsman bin Affan rodhiyallohu anhu melihat seorang anak kecil yang sangat elok rupanya lagi menawan, kemudian Ustman berkata, “Tutupilah (jangan ditampakkan) lubang dagu (yang membuat orang takjub) pada anak itu.” Maka keadaan seperti itu sangat dikhawatirkan akan terjadinya pengaruh buruk ‘ain. Lebih-lebih kalau ada orang yang terkenal mempunyai sifat iri dan dengki.
3. Hendaklah para orang tua tidak berlebihan menceritakan kelebihan-kelebihan atau kebaikan-kebaikan anaknya yang tidak dimiliki anak-anak lain, sehingga mengundang rasa iri dan dengkii siapa saja yang mendengarnya,kemudian berusaha melihatnya,hingga Alloh menakdirkan terjadinya pengaruh buruk ‘Ain tersebut.
Upaya-upaya orang tua bila anak sudah terkena pengaruh buruk ‘Ain :
1. Jika pelakunya diketahui, maka hendaklah orang itu diperintahkan untuk mandi, kemudian orang yang terkena pengaruh mata itu mandi dengan bekas air mandi orang itu. Hal ini sebagaimana kisah sahabat nabi shollallohu alaihi wa sallam Sahl bin Hunaif rodhiyallohu anhu dalam hadits yang telah lalu,bahwa nabi shollallohu alaihi wa sallam memerintahkan Amir bin robi’ah rodhiyallohu anhu untuk mandi dan sisa air mandinya diguyurkan pada Sahl bin Hunaif rodhiyallohu anhu.
At-Tirmidzi menjelaskan :”Pelaku ‘ain diperintahkan untuk mandi dengan menggunakan air dalam baskom. Lalu meletakkan telapak tangannya di mulut dan berkumur-kumur,lalu disemburkan ke dalam baskom tersebut. Baru setelah itu membasuh wajahnya dengan air dalam baskom tersebut,lalu memasukkan tangan kirinya dan mengguyurkan air ke lutut kanannya dengan air baskom tersebut.Kemudian memasukkan tangan kanannya dan menyiramkan air baskom itu ke lutut kirinya.Baru kemudian membasuh tubuh di balik kain, namun baskom itu tidak usah diletakkan di atas tanah atau lantai.Setelah itu sisa air diguyurkan ke kepala orang yang terkena ‘ain dari arah belakang satu kali guyuran.

2. Memperbanyak membaca “Qul Huwallohu Ahad” (surat al-Ikhlas),Al-Muawwidzatain (surat al-Falaq dan an-Naas),al-Fatihah,ayat kursi,bagian penutupsurat al-Baqoroh (dua ayat terakhir),dan mendoakan dengan doa-doa yang disyariatkan dalam ruqyah
3. Membaca doa :
بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ
“Dengan menyebut Nama Alloh,aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dan dari kejahatan setiap jiwa atau mata orang yang dengki.Mudah-mudahan Alloh subhanahu wa ta’ala menyembuhkanmu.Dengan menyebut Nama Alloh,aku mengobatimu dengan meruqyahmu.” (HR.Muslim no.2186 (40),dari Abu Said rodhiyallohu anhu)
Atau
بِاسْمِ اللَّهِ يُبْرِيكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ
“Dengan menyebut nama Alloh,mudah-mudahan Dia membebaskan dirimu dari segala penyakit,mudah-mudahan Dia akan menyembuhkanmu,melindungimu dari kejahatan orang dengki jika dia mendengki dan dari kejahatan setiap orang yang mempunyai mata jahat.” (HR. Muslim no. 2185 (39), dari Aisyah rhodiyallohu anha)
Ini adalah doa yang dibacakan malaikat Jibril kepada Nabi shollallohu alaihi wa sallam ketika mendapat gangguan syetan.
4. Membacakan pada air (dengan bacaan –bacaan ruqyah yang syar’i) disertai tiupan, dan kemudian meminumkan pada penderita,dan sisanya disiramkan ke tubuhnya. Hal itu pernah dilakukan Rosululloh shollallhu alaihi wa sallam kepada Tsabit bin Qois. (HR. Abu Daud no. 3885)
5. Dibacakan (bacaan) pada minyak dan kemudian minyak itu dibalurkan. (HR Ahmad III/497,lihat silsilah al-Ahaadits as-Shohihah :397). Jika bacaan itu dibacakan pada air zam-zam,maka yang demikian itu lebih sempurna jika air zam-zam itu mudah diperoleh atau kalau tidak,boleh juga dengan air hujan.
6.  Membaca zikir  pagi dan petang untuk pribadi

=====================================================================

Muhammad Faizar

TANDA-TANDA KORBAN PANDANGAN MATA JAHAT :

1.Ngantukan dan selalu ingin tidur

2.Kerjanya ingin “ngulet” seperti orang yang baru bangun tidur

3.Rasa lemah dan berat di bagian tubuh secara menyeluruh atau di salah satu bagian dari kedua betis

4.Banyak mengeluarkan keringat, terutama di daerah kening dan punggung

5.Orang yang dipandang sering merasa mual dan muntah tanpa sebab

6.Mengalami rasa mulas yang berkepanjangan dan diare tanpa sebab medis

7.Banyak mengeluarkan air liur dan terkumpul di mulut

8.Banyak bersendawa

9.Orang yang kena pandang kadang sering ingin merasa menangis tanpa sebab

10.Rasa dingin di ujung-ujung bagian tubuh, terutama tangan dan kaki

11.Rasa cekot-cekot di bagian ujung tubuh

12.Rasa gatal di seluruh tubuh atau di sebagian saja

13.Denyut jantung tak beraturan dan terkadang berdegup sangat kencang

14.Rasa panas di badan, seperti demam, dan kadang hanya pada di bagian ujung tubuh saja

15.Mata berkedip cepat, tidak kuat melek lama

16.Melihat banyak mata memandang ke arahnya, baik di dalam mimpi maupun ketika sadar

17.Ketika mendengar ayat-ayat al-Qur’an, terutama ayat ruqyah, ia akan sering menguap dengan mengularkan air mata

18.Nyeri di bagian punggung bawah dan rasa berat di kedua pundak

19.Marah yang tak wajar, stress tanpa sebab, gundah tanpa sebab, dan yang semacamnya

20.Sangat sulit konsentrasi dalam pekerjaan dan pelajaran

21.Mogok kerja atau mogok masuk kelas tanpa alasan yang jelas

22.Tidak bisa berdiam diri, kadang kaki selalu ingin gerak

23.Insomnia

24.Tidak betah di rumah, seakan terpenjara dan tersiksa di dalam rumah, atau malah sebaliknya

25.Sering bermimpi yang berkaitan dengan mata, atau dalam kasus lain berupa ular

Untuk menangkal al-'Ain, istiqomahkan dzikir pagi dan petang, terutama ayat kursi dan 3 qul...
Bisa juga dengan mengkonsumsi kurma ajwa di setiap pagi...

Semoga Allah melindungi kita dari segala keburukan makhluk-NYA...

abi faqieh elwastafy........ 0817 6866 747
yang ingin terapi ruqyah hubungi nomor di atas!


 RUQYAH ANAK PONDOK TAHFIDZ